Konsumsi Kafein dan Genetik

Kopi merupakan minuman yang sangat populer di zaman modern ini karena efek kafein yang dapat menstimulasi sistem saraf pusat. Selain dari meminum kopi, kafein dapat kita dapatkan dari mengkonsumsi teh, cokelat, dan beberapa produk lainnya. Kafein dipercaya efektif untuk:

  • Mengatasi sakit kepala
  • Menjaga kebugaran
  • Meningkatkan tekanan darah
  • Mengurangi risiko diabetes melitus tipe 2
  • Menurunkan berat badan (meningkatkan metabolisme tubuh

Namun jika dikonsumsi terlalu banyak, kafein juga dapat menyebabkan diabetes melitus, hipertensi, insomnia, diare, jantung berdebar-debar, gangguan cemas, dan keluhan lainnya.  

Peran Genetik

Kafein dimetabolisme oleh enzim di hati kita yaitu enzim CYP450. Enzim ini diproses oleh suatu gen di tubuh kita yang disebut gen CYP1A2. Setiap orang mempunyai variasi genetik yang berbeda-beda, ada yang mempunyai metabolisme kafein yang cepat dan ada juga yang lambat bergantung pada gen CYP1A2 yang terdapat di tubuh setiap orang. Jika Anda mempunyai tubuh dengan tipe metabolisme kafein yang lambat, maka kafein tidak dapat diproses oleh tubuh Anda secara cepat, sehingga kadar kafein dalam darah anda tinggi dan menimbulkan efek seperti insomnia, gangguan pencernaan, diare, dll dari kafein akan bertahan lebih lama pada tubuh anda. Lain halnya jika Anda mempunyai tubuh dengan tipe metabolisme kafein yang cepat, maka efek dari kafein tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, ada orang yang mengkonsumsi kopi pada pagi hari dan efeknya dapat bertahan hingga malam hari dan ada juga orang yang mengkonsumsi kopi pada pagi hari dan efeknya tidak bertahan lama.

 

Dosis Kafein Setiap Hari

Menurut studi setiap orang dapat mengkonsumsi kafein dengan dosis maksimal yaitu 400 mg per hari atau setara dengan 4 cangkir kopi setiap harinya. Bagaimanapun pada orang yang mempunyai tipe metabolisme kafein yang lambat harus dibatasi karena dapat menimbulkan efek samping yang lebih berat. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memeriksakan diri di DNAKu yang dapat mengidentifikasi gangguan-gangguan metabolisme seperti salah satunya metabolisme kafein ini.

 

Referensi

Markovits H. Caffeine. Michigan: Gale; 2006. h. 44

Weinberg BA, Bealer BK. The Caffeine Advantage. New York: The Free Press; 2002. H. 218

Stonersen J. Chemical Pesticides. Florida: CHC Press; 2004. h. 236

Caffeine: Uses, Side Effects, Interactions, Dosage, and Warning

https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-979/caffeine

The Genetics Behind Your Caffeine Consumption Chandler Ray - https://www.pathway.com/blog/the-genetics-behind-your-caffeine-consumption/

Caffeine consumption and genetics: what you need to know

https://www.mygenefood.com/caffeine-consumption-what-you-need-to-know-for-tomorrow-morning/

CYP1A2 Gene(Protein Coding) Gene Database

https://www.genecards.org/cgi-bin/carddisp.pl?gene=CYP1A2